Arthess

Reverse Osmosis (RO) Water

Teknologi Reverse Osmosis merupakan teknologo canggih yang dikembangkan oleh NASA untuk mencukupi kebutuhan air minum bagi astronotnya di luar angkasa. Teknologi Reverse Osmosis menggunakan teknologi membrane yang sangat tipis dengan pori-pori 0,0001 micron (1 helai rambut dibelah sejuta kali) dengan kemampuan membuang seluruh pencemaran kimia, bakteri, maupun virus yang dapat menghasilkan air minum murni (air demineral) yang memiliki kualitas dan sertifikasi yang telah teruji oleh Water Quality Assosciation (WQA).


Manfaat Reverse Osmosis.
Air layak minum harus memenuhi berbagai macam syarat dan pemerintahan sejalan dengan WHO (World Health Organization) telah merilis PERMENKES tentang air layak minum dna diperinci dengan PERMENKES 492/2010. Air yang dibutuhkan adalah air yang bebas dari polutan dan tidak mengandung zat-zat mineral berbahaya. Pada dasarnya, mineral yang dibutuhkan oleh tubuh adalah mineral yang bersifat Organik yang bisa didapatkan dari buah-buahan dan sayuran, bukan mineral yang bersifat Anorganik seperti nitrat, sodium, sulfat, barium, cadmium, tembaga, florid, dan lain-lain.

Syarat Air Minum yang Aman, Bersih dan Sehat:
• Tidak berasa
• Tidak berbau
• Tidak berwarna
• pH 6,5 – 8,5
• TDS 1-10 ppm
• Tidak mengandung bakteri (ecoli atau coliform)

Keterangan:
pH adalah tingkat keasaman atau kebasa-an suatu larutan atau benda. pH air disebut netral bila pH sama dengan 7. pH air minum ideal menurut standar Departemen Kesehatan RI adalah pH yang berkisar antara 6,5 sampai 8,5. TDS (Total Dissolved Solid / jumlah zat padat terlarut).


Pembagian katergori air menurut jumlah zat padat yang terlarut didalamnya adalah:
10 – 100 ppm : air minum bersih
1 – 10 ppm : air minum bersih dan sehat
0 ppm : air organik (murni H2O)

Air dengan TDS tinggi mengandung mineral-mineral anorganik yang berbahaya.
Bakteri ecoli atau coliform (salah satu bakteri yang bisa menyebabkan diare dan keram perut dan dapat disebabkan oleh sumber-sumber selain air minum yang terkontaminasi.